Category Archives: Tetty Paruntu Menyongsong Kemenangan

PANTAS No.5 Ajak Wujudkan Pemilukada Satu Putaran

Tetty Paruntu: Pilih PANTAS No.5 pasangan terbaik untuk Minahasa Selatan yang lebih cepat dan tepat membangun Minsel. Tampak bawah: logo-logo PANTAS SATU PUTARAN yang menyebar di profil para facebooker.

Pemilukada Minahasa Selatan tinggal dalam hitungan hari. Calon bupati dan wakil bupati dari Partai Golkar Christiany Eugenia Tetty Paruntudan Sonny Tandayu (dikenal dengan singkatan PANTAS No.5) kembali secara intensif mewacanakan pentingnya pemilukada satu putaran. Karena itu, dalam setiap kesempatan, PANTAS meminta tim sukses di setiap desa dan kecamatan lebih intensif lagi mengajak warga mewujudkan pemilukada satu putaran. Dan, wacana pemilukada satu putaran ini memang sangat beralasan serta disambut positif oleh sejumlah pihak.

Informasi yang beredar, sejauh ini dana hibah untuk pemilukada Minsel sebesar Rp 9 miliar. Menurut Benny Lumingkewas, Sekretaris KPUD Minsel, dana pemilukada Rp 9 miliar itu hanya untuk satu putaran saja. “MoU antara KPU dan Pemkab Minsel sebesar Rp 9 miliar untuk satu putaran,” ujar Benny (Tribun Manado, 7 Juli 2010).

Sekretaris Daerah Minsel, Drs. Novry Mangangantung pun melihat sisi positif dari penyelenggaraan pemilukada satu putaran karena alasan efisisensi anggaran. “Kalau terjadi satu putaran kan lebih baik untuk efisiensi penghematan, bukan berarti kami sengaja menghambat tahapan Pemilukada yang telah disusun oleh KPU Minsel,”ujar Mangangantung menjelaskan (Tribun Manado, 7 Juli 2010).

Sementara, Tetty Paruntu sendiri melihat alasan anggaran ini juga sangat strategis untuk diperhatikan. Sebab, dana Rp 9 miliar itu besar dan akan sangat baik kalau dari dana tersebut sudah menghasilkan bupati terpilih. “Lebih baik dari satu putaran bupati Minsel sudah terpilih. Tidak perlu sampai menambah dana Rp 9 miliar lagi untuk putaran kedua. Dana sebesar itu bisa digunakan untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang rusak, untuk membantu para petani kita, atau memperbaiki sejumlah sarana vital lainnya,” tegas Tetty Paruntu.

Tetty (PANTAS No.5) sendiri memang punya bekal persiapan yang sangat meyakinkan untuk memenangi pemilukada Minsel dalam satu putaran saja. Pasangan ini sudah bergerak jauh lebih awal, memiliki persiapan yang sangat matang, intensif bersosialisasi dengan warga, serta didukung tim sukses yang andal.

Sementara, baik survei internal, survei LSI, Indobarometer, FPC, dan terbaru Indonesia Observer, semua menempatkan Tetty/PANTAS di urutan teratas dengan selisih jauh dari pesaing terdekat. Hasil survei Indonesia Observer misalnya, menunjukkan Tetty Paruntu (PANTAS) mendapat 36%, sementara dua pesaing terdekatnya, yaitu Gemmy Kawatu (Asli) dan Ferry Liwe (Lingkar) masing-masing hanya memperoleh 16,51% dan 14,45%.

“Karena itu, PANTAS mengajak seluruh warga Minsel untuk fokus memilih pasangan terbaik. Jangan ragu-ragu lagi, mari dukung dan coblos PANTAS No.5 pada Selasa, 3 Agustus nanti. Ayo wujudkan pemilukada satu putaran saja. Setelah itu, mari kita bergerak cepat membangun Minsel supaya lebih maju lagi,” ajak Tetty Paruntu.

Setelah ajakan bergema dalam berbagai kesempatan sosialisasi dan sebentar lagi semakin digaungkan di arena kampanye, belakangan dunia online juga ketularan semangat ini. Jika diamati, situs jejaring Facebook mulai merasakan dampak anjuran pemilukada satu putaran ini.

Selain sudah ada fans page bernama TETTY PARUNTU FOR MINSEL 2010 (SATU PUTARAN) dengan 3.600 fans lebih, belakangan juga bermunculan foto-foto profil simpatisan/pendukung PANTAS dengan logo PANTAS No.5 SATU PUTARAN. Bahkan, Tetty Paruntu yang nyaris tidak pernah mengganti foto profilnya di Facebook pun, akhirnya ikut dalam aura semangat para pendukungnya, yaitu menggantinya dengan logo PANTAS No.5 SATU PUTARAN![]

Advertisements

Menang Survei Lagi, PANTAS Diprediksi Menang Satu Putaran

Lagi-lagi PANTAS No.5 menempati posisi teratas dalam survei-survei pemilukada di Minsel.

Dari hari ke hari, popularitas dan elektabilitas Tetty Paruntu (PANTAS No.5) terus melejit dan semakin jauh meninggalkan para kompetitornya. Survei terbaru Indonesia Observer yang diselenggarakan di Minsel pada 22-25 Juni 2010 menegaskan tren tersebut. Survei menyebutkan, pasangan Tetty Paruntu dan Sonny Tandayu (PANTAS No.5-Golkar) meraih 36,01%, jauh meninggalkan pasangan Asiano Gemmy Kawatu dan Felly Runtuwene (Asli-Pargab) di posisi kedua dengan 16,51% , di posisi ketiga Farry Liwe dan Frangky Wongkar (Lingkar-PDIP) dengan 14,45%, J.J.L. Lombok dan Kartini Simbar (Mampu-Pargab) dengan 9,63%, John Sumual dan Jantje Wauran (Juara-PD) dengan 9,17%, dan di posisi buncit Andry Harits Umboh-Syultje Saerang Rambi (Harum-Independen) dengan 4,13%. Demikian laporan yang bersumber dari Tim Sukses PANTAS di grup Facebook TETTY PARUNTU FOR MINSEL 2010 (MEDIA CENTER).

Sebelumnya, survei FPC yang diadakan pada 5 Maret – 5 April 2010 juga menunjukkan Tetty Paruntu berada di posisi teratas, yaitu 25,5%. Sementara, Farry Liwe mendapat 16,7%, Gemmy Kawatu 8,9%, J.J.L. Lombok 3,2%, Harits Umboh 2,8%, John Sumual 1,9% (Berita Manado, 8 April 2010). Lalu, hasil survei Lingkaran Survei Indonesia yang digelar Maret-April 2010 menyebutkan, Tetty Paruntu meraih 28%, Farry Liwe 15%, Gemmy Kawatu 8%. Sedang survei Indobarometer menyebutkan, Tetty Paruntu mendapat 29%, Andre harits 8%, John Sumual 8 %, Gemmy Kawatu 7%, dan Liwe 5%.

Mendapati hasil-hasil survei seperti itu, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie pun sangat yakin Tetty Paruntu (PANTAS) akan menang pemilukada dalam satu putaran saja. “Berdasarkan hasil survei, pasangan yang diusung Partai Golkar, Tetty-Sonny meraih hasil tertinggi, sehingga menjadi pilihan utama Golkar untuk memenangi perhelatan Pilkada Minahasa Selatan. Itu yang membuat saya yakin, pasangan ini pasti menang,” kata Ical meyakinkan (Manado Post, 31 Mei 2010).

Semakin jelas, elektabilitas Tetty Paruntu (PANTAS No.5) semakin sulit dikejar oleh para kompetitornya. Terlebih hingga detik ini, PANTAS terus-menerus intensif turun ke bawah mendatangi langsung warga Minsel. Pasangan ini juga tengah menyiapkan gebrakan-gebrakan berikutnya untuk mengunci kemenangan pada pemilukada 3 Agustus 2010 ini. Foto-foto beragam aktivitas pasangan ini menghiasi Facebook TETTY PARUNTU FOR MINSEL 2010 (SATU PUTARAN).[]

Pesan Kemenangan dari Deklarasi PANTAS

Tetty Paruntu: PANTAS tidak akan menyia-nyiakan dukungan seluruh warga Minsel.

Christiany Eugenia Tetty Paruntu dan Sonny Frans Tandayu (PANTAS), kembali mempertontonkan dominasinya di Minsel. Kali ini, pasangan calon bupati dan wakil bupati dari Partai Golkar ini sukses menggelar deklarasi pada 25 Mei 2010 di gedung Teguh Bersinar, Amurang, Minsel. Belasan ribu pendukung dan simpatisan PANTAS ikut menjadi saksi sejarah sebuah deklarasi kolosal yang meriah namun tertib dan indah ini. “Banyak warga bilang, ini bukan deklarasi tapi pelantikan,” seloroh seorang anggota tim sukses PANTAS. Tak heran bila untuk ukuran sebuah kabupaten, media massa lokal menyebut deklarasi PANTAS ini sebagai yang terbesar, fantastis, dahsyat, dan spektakuler.

Melalui deklarasi yang luar biasa tersebut, PANTAS hendak mengirim pesan kepada Minsel, bahwa mereka adalah pasangan yang sungguh-sungguh dipersiapkan dengan matang dan taktis untuk memenangi pemilukada Minsel 3 Agustus 2010 nanti. PANTAS jelas bukanlah pasangan dadakan atau coba-coba cari peruntungan belaka. Tetapi, Tetty Paruntu dan Sonny Tandayu merupakan duet ideal yang secara survei maupun kondisi riil lapangan memiliki elektabilitas serta dukungan tertinggi. Lebih dari itu, PANTAS adalah satu-satunya pasangan yang mendapatkan dukungan paling solid dari organisasi partai pengusung, yaitu Partai Golkar beserta ormas-ormas underbow.

Kekompakan dalam mendukung PANTAS jelas terpampang dari kehadiran dan keikutsertaan Ketua Umum Partai Golkar Ir. Aburizal Bakrie secara intensif di deklarasi. Hingga saat ini, hanya PANTAS-lah yang mampu menghadirkan sang Ketua Umum dalam acara deklarasi. Hadir pula dengan dukungan penuh, yaitu Nurdin Halid (Koordinator Wilayah PG Sulawesi), Stefanus Vreeke Runtu (Bupati Minahasa, calon gubernur Sulut, dan DPD I PG Sulut) dan Marlina Moha Siahaan (Bupati Bolaang Mongondow dan calon wakil gubernur Sulut), Jennie J. Tumbuan selaku Ketua DPD II PG Minsel, Hanny Joost Pajow (calon walikota Manado), dll. Kekompakan semacam ini jelas menjadi dukungan moril yang sangat berarti bagi motivasi kemenangan PANTAS di Minsel.

Acara deklarasi PANTAS dimulai dengan ibadah pengutusan oleh 12 pendeta GMIM dan KGPM sewilayah Amurang, yang dilanjutkan dengan pidato politik oleh Christiany Eugenia Tetty Paruntu dan Aburizal Bakrie (Ical). Dalam pidatonya, Tetty kembali menegaskan visi dan misinya untuk melakukan perubahan dan percepatan pembangunan dengan basis masyarakat yang beriman, produktif, berdaya saing, dan sejahtera. Sementara, Ical tanpa ragu-ragu menyatakan apresiasinya atas pagelaran deklarasi yang luar biasa ini. “Deklarasi PANTAS ini adalah deklarasi terbaik yang pernah saya kunjungi. Saya gembira dengan hasil kerja tim PANTAS. Ini harus jadi barometer bagi daerah-daerah lain,” tegas Ical kepada hadirin.

Ical juga menyatakan bahwa PANTAS adalah pilihan tepat PG. Sebab, hanya dengan sekali survei saja PANTAS sudah di posisi teratas sehingga DPP tidak ragu-ragu mengeluarkan rekomendasi bagi pasangan ini. Sekalipun diprediksi dan diyakini akan memenangkan pemilukada Minsel, Ical berpesan agar PANTAS tetap bekerja keras dan tidak merasa sombong. “PANTAS harus terus bekerja keras. Jangan sombong dan takabur ketika merasa di atas angin. Tapi tetaplah, bersikap elegan, rendah diri, santun, bersahabat, dan dekat dengan masyarakat,” pesan Ical yang mengikuti acara deklarasi dari awal hingga bubaran, serta sempat ikut menari Katrili bersama-sama di atas panggung.

Mendapatkan dukungan yang begitu besar dari warga maupun partai politik yang mengusungnya, Tetty Paruntu menegaskan, “Ini semua terjadi karena kemurahan Tuhan. Kami akan bekerja keras untuk memenangkan pemilukada ini dengan gilang gemilang. Kami tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan dan setiap dukungan warga. Kami semua sangat antusias menunggu saat-saat yang dinantikan, yaitu pemilihan 3 Agustus nanti.”

Semangat, kegairahan, dan optimisme untuk menang tersebut memang terpancar bukan saja pada diri PANTAS dan tim sukses, tetapi juga terpancar dari para simpatisan dan pendukung umumnya. Bahkan, salah saeorang simpatisan PANTAS berseloroh, “Ibu Tetty sama Pak Tandayu so tinggal mo lantik, nda usah ada pemilihan lagi hehehe….” Selamat untuk PANTAS![]

10 Alasan Minsel Pilih Tetty Paruntu (PANTAS)

Tetty Paruntu selalu menjadi pusat perhatian dan dicintai warga Minsel mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga para lanjut usia.

Diperkirakan pilkada Minsel 2010 akan diikuti oleh enam hingga tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati. Menyeruak di antara sekian banyak calon tersebut adalah Christiany Eugenia “Tetty” Paruntu dan Sonny Frans Tandayu yang dikenal dengan singkatan PANTAS. Mengapa dikatakan menyeruak? Ya, inilah pasangan yang memiliki banyak keunggulan dan berdasarkan pantauan di lapangan maupun berbagai survei terpercaya selalu menempati posisi teratas.

Dari hari ke hari dukungan masyarakat Minsel kepada Tetty Paruntu dan Sonny Tandayu semakin memuncak. Tak heran bila pilkada Minsel diprediksi bakal berlangsung satu putaran saja dengan kemenangan meyakinkan di pihak PANTAS. Lalu, mengapa warga Minsel memilih Tetty Paruntu atau PANTAS? Inilah sepuluh keunggulan Tetty Paruntu (PANTAS) yang sudah dikenal luas, sekaligus menjadi alasan kuat mengapa masyarakat Minsel memilih mereka di pilkada nanti:

Pertama: Warga Minsel mengenal Tetty Paruntu sebagai pribadi yang cerdas, tegas, dan berwibawa. Namun, Tetty juga dikenal sebagai sosok yang hangat, simpatik, ramah, membumi, tidak membeda-bedakan, dan good looking. Sosok Tetty yang selalu berpenampilan modern, menarik, namun rendah hati itu pun seolah menjadi representasi keramahan dan kehangatan warga Minsel pada umumnya. Itu sebabnya, mulai dari anak-anak, pemuda-pemudi, orang dewasa, hingga para lanjut usia di Minsel merasa cepat akrab dan begitu dekat dengan sosok Tetty Paruntu.

Kedua: Tetty aktif di berbagai organisasi pelayanan sosial dan keagamaan, termasuk memiliki sendiri Eugenia Foundation yang bergerak di bidang pelayanan sosial kemasyarakatan dan pendidikan, serta Eugenia Ministry yang sangat aktif dalam pelayanan kerohanian. Tercatat Tetty bersama Eugenia Ministry sangat aktif menyelenggarakan road show Kebaktian Kebangunan Rohani di semua kecamatan di Minsel serta sejumlah KKR akbar di Amurang, Manado, Jakarta, dll. Tetty dipastikan akan membawa semangat pelayanan dalam pemerintahannya nanti.

Ketiga: Sulit dibantah bahwa Tetty Paruntu merupakan kandidat bupati Minsel yang paling transparan, paling jelas, dan paling komprehensif dalam memaparkan visi, misi, dan program pembangunannya melalui berbagai saluran komunikasi masyarakat. Ini mengindikasikan spirit transparansi, responsibilitas, akuntabilitas, dan demokratisasi dalam tata pemerintahan yang akan dipimpinnya nanti. Semangat semacam inilah yang sangat dibutuhkan masyarakat Minsel yang ingin maju dan berkembang lebih cepat lagi.

Keempat: Tetty yang berlatar belakang pengusaha sukses telah memiliki kemapanan finansial yang menjanjikan pemerintahan yang bersih dari segala bentuk korupsi atau penyelewengan APBD. Tetty berkomitmen kuat agar setiap sen uang rakyat hanya dimanfaatkan untuk percepatan pembangunan, kemakmuran, dan kemajuan masyarakat.

Kelima: Sebagai pengusaha sukses yang berjejaring nasional maupun internasional, Tetty memiliki potensi, keunggulan, dan kemampuan untuk mendatangkan banyak investor bagi percepatan pembangunan ekonomi Minsel. Peran investor saat ini sangatlah vital untuk menggerakkan sektor-sektor ekonomi Minsel mengingat keterbatasan PAD maupun APBD.

Keenam: Tetty Paruntu memilih pasangan yang tepat sebagai calon wakil bupati, yaitu Sonny Frans Tandayu, seorang birokrat karier yang andal dan berkarakter. Sonny yang berpengalaman sebagai birokrat karier dipercaya akan mampu menjadi pemercepat reformasi birokrasi dan upaya peningkatan tata kelola pemerintahan Minsel nantinya. Kombinasi ideal pengusaha sukses dan birorkat andal ini juga diyakini akan mampu membawa banyak perubahan dan percepatan pembangunan Minsel.

Ketujuh: Tetty memiliki visi jauh ke depan untuk menjadikan Minsel sebagai salah satu kabupaten terbaik di Indonesia, bahkan dunia dengan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur, pendidikan dan SDM, pariwisata, perdagangan, pertanian, kesehatan, dan pemanfaatan sumber daya kelautan.

Kedelapan: Tetty adalah simbol semangat generasi baru pemimpin Minsel yang didukung oleh litbang, pakar, dan para pemikir muda yang progresif, kreatif, dan inovatif. Sebab, Tetty sendiri adalah calon bupati termuda sepanjang sejarah pilkada Minsel yang bertekad melakukan percepatan, kecepatan, dan ketepatan pembangunan Minsel di segala bidang.

Kesembilan: Tetty Paruntu dan Sonny Tandayu yang berpandangan terbuka adalah pasangan calon bupati dan wakil bupati yang paling diterima oleh berbagai kelompok sosial, politik, agama, etnis, serta dikenal luas dan dicintai oleh setiap kelompok usia di Minsel, mulai anak-anak, pemuda-pemudi, warga dewasa, hingga warga lanjut usia. Luasnya dukungan ini diyakini akan membawa kemenangan yang signifikan dalam pilkada Minsel 3 Agustus nanti.

Kesepuluh: Tetty Paruntu adalah calon bupati Minsel yang paling besar peluangnya untuk menang dalam satu putaran di pilkada ini. Sebab, Tetty didukung penuh oleh Partai Golkar yang solid dan organisasi-organisasi masyarakat lainnya, serta memiliki persiapan yang sangat matang jauh-jauh hari sebelumnya. Sosialisasi di lapangan, pembentukan tim-tim sukses dan tim kerja di setiap desa maupun kecamatan, serta kampanye media yang sangat intensif selama hampir setahun terakhir menjadikan Tetty selalu menyodok di posisi teratas dalam hampir semua survei terpercaya (LSI, Indobarometer, FPC, dll).

Sebab itu, dengan segala keunggulan tersebut, Tetty Paruntu bersama Sonny Tandayu terus bersemangat menggalang dukungan warga Minsel. Mereka juga berpesan agar semakin banyak warga Minsel diajak bergabung untuk mendukung serta menyelamatkan kemenangan pilkada yang sudah di depan mata tersebut.[]

Tetty Paruntu: Kami Siap Menang Satu Putaran!

Christiany Eugenia Tetty Paruntu dan Sonny Frans Tandayu (PANTAS) siap dan yakin menang dalam satu putaran.

Tahapan pilkada di Minahasa Selatan segera dimulai akhir Maret 2010 ini. Tahapan dimulai dengan pemutakhiran data calon pemilih, verivikasi dukungan calon perorangan, pendaftaran dan penetapan pasangan calon, kampanye, masa tenang, hingga hari pelaksanaan pilkada tanggal 3 Agustus 2010.  Bagaimana kesiapan Tetty Paruntu dan Sonny Tandayu (PANTAS) yang diusung Partai Golkar? “Saya dan tim sukses sudah teramat sangat siap untuk mengikuti semua tahapan tersebut,” demikian ungkap Christiany Eugenia Tetty Paruntu di fans pageTetty Paruntu for Minsel 2010-Satu Putaran”.

“Awal April ini PANTAS akan kembali menghangatkan Minsel dengan berbagai atribut yang sudah kami siapkan,” kata Tetty Paruntu. Menurut pemilik CEP Group dan Partim Group ini, segala kebutuhan logistik dan pendanaan maupun tim-tim pelaksana lapangan sudah disiapkan dengan sangat rapi dan terencana oleh tim sukses gabungan (independen dan Partai Golkar). “Saya dan Pak Sonny akan turun kembali ke lapangan. Kami akan lakukan yang terbaik untuk kemenangan ini. Kami siap dan yakin menang satu putaran!” tegas putri sulung Prof. Ir. Jopie Paruntu Ph.D. (mantan Rektor Unsrat) ini.

Sumber-sumber terdekat di lingkaran Tetty Paruntu menyatakan bahwa PANTAS semakin mendapat dukungan dari berbagai kalangan. Menurut sumber yang namanya tidak mau dikorankan ini, sejumlah organisasi mahasiswa, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), paguyuban, kelompok tani, kelompok nelayan, ormas kepemudaan, kelompok pengusaha, hingga tokoh-tokoh agama telah menyatakan dukungannya kepada Tetty Paruntu. Bahkan, sejumlah petinggi partai yang mendapatkan kursi di Dewan Kabupaten Minahasa Selatan, terus melakukan pendekatan untuk memberikan dukungan penuh kepada PANTAS.

“Mereka semua akan segera menyatakan dukungannya secara terbuka. Tunggu saja kejutan-kejutan kami saat deklarasi PANTAS dalam waktu dekat ini,” jelas si sumber. Sumber ini juga menggambarkan, “Kalau soft launching’ kami di KKR akbar kemarin saja dipenuhi oleh lebih dari 5.000 orang. Bayangkan saja meriahnya kalau kami deklarasi atau  ‘grand launching’ nanti. Pasti mengejutkan Minsel!”

Tim sukses Tetty Paruntu memang didominasi anak-anak muda yang cerdas, kreatif, berdedikasi tinggi, serta mampu bergerak cepat. Sejak awal mereka sudah berhasil membentuk tim-tim penggerak di desa-desa dan telah bekerja sangat cepat dan efektif dalam menyosialisasikan Tetty Paruntu. Tak urung tim-tim penggerak yang cekatan dan militan ini ternyata juga menjadi incaran kubu lawan dengan berbagai iming-iming. “Beberapa anggota kami dibujuk untuk ‘menyeberang’ dengan iming-iming uang atau fasilitas kendaraan. Kami sudah antisipasi semuanya dan bisa menetralisir dengan cepat,” jelas salah seorang anggota tim sukses Tetty Paruntu.

Popularitas Tetty Paruntu memang terus menggelinding karena keberhasilannya melakukan sosialisasi dan menerapkan strategi-strategi cerdas untuk merebut hati warga Minsel. Seorang pengusaha dari Manado belum lama ini mengadakan perjalanan ke Minsel dan mengakui popularitas Tetty Paruntu. “Ramai sekali baliho Tetty, cantik-cantik memesona. Pas saya tanya dokter di sana siapa yang kuat, dijawab Tetty. Tanya pekerja-pekerja saya di sana, jawabnya Tetty juga. Tetty memang di atas calon-calon lainnya dan punya nama di Minsel. Makanya, saya yakin dia pasti menang satu putaran!” ujar pengusaha yang tidak mau disebutkan namanya ini.[]

Tetty-Sonny Prioritaskan Stabilitas Politik dan Kekompakan Pemerintahan

Tetty Paruntu berlatar belakang politisi dan pengusaha sukses dinilai tepat sekali berpasangan dengan birokrat andal dan berprestasi seperti Sonny Tandayu

Kembali Christiany Eugenia Tetty Paruntu, calon bupati dari Partai Golkar, membuktikan diri sebagai yang tercepat  dan paling siap memenangi pilkada bupati di Minsel 2010 ini. Pada saat calon-calon lain masih saja dipusingkan oleh spekulasi kekuatan politik yang akan mengusung mereka, Tetty Paruntu justru sudah melewati itu semua lebih awal, dengan penuh persiapan, perencanaan, perhitungan, dan hasil yang mulus sekali. Lagi-lagi calon bupati termuda di Minsel ini menunjukkan kecerdasan, kepiawaian, dan kematangannya dalam berpolitik sehingga mampu memaksa calon-calon kompetitornya terus berhitung ulang dengan strategi-strategi politik mereka.

Akhir pekan ini (26/2), secara resmi terpilihlah Sonny F. Tandayu sebagai calon wakil bupati yang berpasangan dengan Tetty Paruntu. Sonny menyisihkan calon-calon kuat lain yang namanya sempat beredar, seperti Eddison Masengi dan Robby Sangkoy (Tribun Manado, 8 Februari 2010). Terpilihnya Sonny menambah keyakinan Tetty Paruntu untuk memenangi pilkada nantinya, berikut berjalannya pemerintahan yang akan dipimpinnya secara kuat, terkonsolidasi, responsif, serta dapat bergerak cepat dan tepat dalam membangun Minsel.

Usai penetapan Tetty Paruntu sebagai calon resmi Partai Golkar awal Februari 2010 lalu, memang isu calon wakil bupati jadi semarak. Selain nama-nama di atas, Tetty yang meraih posisi elektabilitas tertinggi dalam berbagai survei di Minsel itu juga pernah diwacanakan akan berpasangan dengan Ventje Tuela, Asiano Gemmy Kawatu, Ricky Toemanduk, Johnny F. Sumual, Vicky Tanor, Andrei Harits Umboh, dll. Bahkan, jauh hari sebelumnya, nama Bupati Ramoy Markus Luntungan pun pernah diisukan akan pas sekali bila berduet dengan Tetty Paruntu (Harian Komentar, 13 Maret 2008).

“Memang sudah banyak partai dan tokoh politik mengadakan pendekatan. Tapi, memilih pasangan di pilkada memang susah-susah gampang, seperti mau memilih jodoh saja,” kelakar perempuan berwajah rupawan ini. “Makanya, saya akan mati-matian dulu sosialisasi di Minsel supaya masyarakat mengenal betul visi dan misi saya. Itulah yang akan memperkuat posisi saya. Setelah itu, saya bisa dengan leluasa memilih calon wakil bupati yang akan maju bersama saya,” urai Tetty sekitar akhir Oktober 2009 lalu.

Selanjutnya, Tetty menjelaskan bahwa posisi wakil bupati baginya akan sangat berpengaruh terhadap kinerja pemerintahan yang dipimpinnya nanti. Seorang wakil bupati bukan saja diharapkan dapat menjadi tandem atau mitra yang kompak, menguasi aspek teknis pemerintahan, menyatu dalam visi dan misi, sehingga bisa diajak untuk bekerja dengan cepat. Selain itu, wakil bupati juga harus loyal dan berkomitmen penuh untuk membaktikan waktunya kepada sang bupati dan pemerintahan yang sedang dijalankan. Kekompakan semacam ini mutlak demi menjaga stabilitas dalam pemerintahan supaya pembangunan dapat berjalan dengan baik dan cepat.

Oleh sebab itu, Tetty mengaku tak mungkin berpasangan dengan calon wakil bupati apabila perilaku dan track record yang bersangkutan menunjukkan tanda-tanda berlawanan dengan visi-visi pemerintahannya. Terlebih lagi bila diprediksi ada tendensi di masa-masa akhir pemerintahan nanti, si wakil bupati justru sibuk memperkuat posisi politiknya sendiri demi menyongsong pilkada berikutnya. “Aduh… saya tidak bisa bayangkan kalau berpasangan dengan wakil yang justru jadi penentang saya di pemerintahan. Atau malah wakil saya sibuk dengan agenda politiknya sendiri,” ujar Tetty beralasan. Tetty berkaca pada kondisi pemerintahan Kabupaten Minsel yang akhir-akhir ini menghangat dan menunjukkan gejala disharmoni sehingga meresahkan masyarakat sendiri.

Dalam visi pemerintahan Tetty Paruntu, seorang wakil bupati harus kompak dan fokus pada kinerja pemerintahan sampai purnabhaktinya nanti. Bupati dan wakilnya harus saling mengisi untuk mengeliminasi kelemahan sekaligus mengoptimalkan kelebihan di bidang masing-masing. Background sebagai pengusaha sukses dan politisi muda menjadikan Tetty sosok pemimpin yang modern, visioner, tangguh, terbiasa bekerja keras dan bergerak cepat, serta sangat efektif dalam pengambilan keputusan. Sementara, background birokrat Sonny Tandayu dengan penguasaan medannya, diyakini akan memampukan eksekusi keputusan-keputusan dan pelaksanaan pembangunan berlangsung secara cepat, tepat, efektif, dan memberi hasil sesuai target.

Gerak cepat dan strategi Tetty Paruntu untuk menggenjot elektabilitasnya supaya dipilih sebagai calon resmi partai, dan kemudian bisa memilih calon wakilnya dengan leluasa, tercapai sudah. Sonny F. Tandayu selama ini dikenal sebagai figur birokrat brilian yang bersih, berwibawa, bagus kinerjanya di pemerintahan Minsel, dan mengenal medan permasalahan dengan baik. Sonny juga dikenal loyal dalam mengabdi kepada negara serta sudah siap diajak melakukan pembenahan-pembenahan birokrasi pemerintahan supaya dapat bergerak cepat dalam pembangunan. Para pengamat politik di Sulut pun mulai melihat bahwa kombinasi pasangan pengusaha sukses dan birokrat brilian ini akan sanggup memenangi pilkada bupati di Minsel hanya dalam satu putaran. Amin.[]

Tetty Paruntu, Lautan Doa, dan Puncak Kemenangan

Tetty Paruntu selalu mengawali dan mengakhiri setiap kegiatan sosialisasi di lapangan dengan doa bersama-sama

Suatu kali, seorang sahabat maya Christiany Eugenia Paruntu, yaitu Pastor Robby Dareho M.Th. (Gembala Sidang Gereja Kasih Karunia Indonesia Sukacita, Bekasi), menyampaikan pesan, “Pastor tetap doakan agar menang dalam pemilihan bupati Minsel.” Pastor Robby yang rajin memberikan ayat-ayat di dinding Facebook Tetty Paruntu ini juga menitipkan ayat Alkitab, salah satunya Mazmur 121:1-8.

TUHANlah penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.

“Amin… Saya berterima kasih untuk Firman-Nya. Sangat memberkati saya,” jawab Tetty. Lalu, Tetty menambahkan dengan mengutip Mazmur 121:2, “Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. Selamat melayani.”

“Puji Tuhan Ibu Tetty. Pesan Tuhan dalam melakukan kegiatan sosialisasi di Minsel, ‘TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor. Engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kau lakukan dengan setia’ (Ulangan 28:13). Haleluya…. Janji Tuhan ya dan pasti. Yesus adalah jawaban dalam setiap langkah hidup orang yang percaya pada-Nya. Pastor tetap berdoa dan berpuasa,” lanjut Pastor Robby.

“Amin, saya akan berseru kepada-Nya. Hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, Ia akan beritahu. Ia sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Nya yang gagal. Haleluya… Firman-Nya luar biasa dan sangat memberkati saya. Terima kasih Pastor, saya pegang janji Firman Tuhan ini,” jawab Tetty lagi.

Penggalan dialog semacam di atas itulah yang sering muncul dalam wall status Facebook Tetty Paruntu terkait pencalonannya dalam pilkada bupati di Minsel 2010 ini. Baik di wall status maupun fans page Facebook Tetty Paruntu, hampir setiap hari bertebaran ungkapan simpati, dorongan, dukungan, serta doa dari para sahabat yang tersebar di seantero Nusantara dan dunia.

Sesungguhnya, apa yang tergambar dalam ranah maya tersebut merupakan cerminan kehidupan dan aktivitas sehari-hari Tetty Paruntu. Tetty yang aktif dalam pelayanan rohani melalui lembaga yang didirikannya, Eugenia Ministry, ini memang tidak pernah lepas dari doa. Tetty selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah hidupnya. Tak terkecuali proses pencalonannya dalam pilkada Minsel saat ini. Selain berdoa sendiri setiap waktu, Tetty Paruntu juga didukung oleh tim-tim doa khusus maupun tim-tim doa dari para simpatisannya.

“Ada banyak banget tim doanya. Tapi tim inti dari tim doa kami di Eugenia Ministry di Jakarta,” kata Tetty Paruntu. Dalam tim inti Eugenia Ministry ini ada sekitar 40 orang pendoa beserta 500 orang jemaatnya yang setiap hari berdoa untuk Tetty Paruntu. Sementara, untuk Minsel sendiri ada Ev. Rico Giroth dari Yayasan Elios sebagai ketua koordinator khusus pelayanan untuk mendoakan pemenangan Tetty. Ketua koordinator ini juga secara khusus membantu Tetty dalam kerjasama dengan para tokoh gereja se-Sulawesi Utara dalam penyelenggaraan rally Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) di setiap kecamatan di Minsel yang mulai berlangsung pertengahan Januari 2010 ini.

“Kemudian, khusus untuk tim pendoa syafaat ada Pendeta Tony Setlight dan gabungan pendeta-pendeta dari denominasi gereja. Ada enam orang yang khusus berdoa untuk saya setiap harinya,” jelas Tetty. Dan menurut Tetty, khusus tim doa di lapangan diketuai oleh Pendeta Franki Montolalu dan EV. Edwin. Tugas mereka adalah berdoa keliling bersama tim-tim doanya. Mereka khusus berdoa untuk Tanah Minahasa Selatan agar diberkati dan diurapi dengan minyak, supaya segala roh-roh panghalang diikat-Nya.

Saat ditanya apa pengaruh keberadaan tim-tim doa tersebut, termasuk doa-doa dari para hamba Tuhan maupun simpatisannya yang tersebar di berbagai daerah, Tetty menyatakan,  “Yang saya rasakan adalah damai sejahtera. Karena ada banyak hamba Tuhan seperti mereka yang mau memberi diri untuk pelayanan, untuk mendoakan hambanya, sehingga ada Roh Kudus yang memimpin kami di dalam setiap langkah kami.”

Dan, ketika ditanya bagaimana Tetty bisa masuk dalam lingkup kehidupan rohani seperti itu, Tetty menjelaskan bahwa dirinya sudah mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus Kristus. “Hidup saya sekarang bukanlah saya lagi, melainkan Kristus yang hidup di dalam saya. Saya baru melayani Tuhan tujuh tahun ini, namun saya telah diurapi Tuhan dan saya percaya lewat Firman-Nya di Mazmur 20:7. Tuhan memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya,” tegas Tetty Paruntu.

Tetty memang akan bersaing di pilkada Minsel dengan kandidat-kandiat lain yang kemungkinan juga berlatar kristiani. Namun, Tetty tetap merasakan bahwa dirinya memiliki sesuatu hikmat yang “membedakan” dan memberinya kekuatan lebih dibanding yang lainnya. “Saya berbeda karena saya telah diselamatkan dengan Tubuh dan Darah Yesus. Urapan Tuhan telah dicurahkan lewat Minyak-Nya yang kudus. Haleluya…. Firman-Nya ada di Wahyu 6:6… Saya bergaul akrab dengan Tuhan sehingga ada Roh yang luar biasa, The Execellent Spirit, Daniel 6:4, ada pada saya, amin!” jelas Tetty dengan penuh semangat.

Ya, inilah gambaran lain dari Christiany Eugenia Paruntu, salah satu kandidat terkuat dalam pilkada Minsel 2010 ini. Ia didukung oleh modal finansial dan politik yang sangat kuat, program yang riil dan membumi, tim-tim sukses yang bergerak cepat, persiapan-persiapan yang jauh lebih awal, serta doa-doa yang tiada hentinya dipanjatkan dari berbagai penjuru Tanah Air. Semoga segala kesiapan, kerja keras, dan arahan Tuhan tersebut mampu membawa Tetty Paruntu ke puncak kemenangan pilkada Minsel 2010. Amin![]