Category Archives: Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Tetty Langsung Menyentuh dan Membantu Warga Minsel

Langsung membantu: Tetty Paruntu dalam sebuah kunjungan di Rumah Sakit Kalooran, Kecamatan Amurang, Minahasa Selatan

Sehari setelah Hari Pahlawan 10 November 2009 lalu, Tetty Paruntu mengunjungi Rumah Sakit Kalooran, Amurang. Itu adalah kunjungan spontan atau dadakan alias tanpa perencanaan. Di sana Tetty menunjukkan kepeduliannya dan berdialog dengan para pasien yang tengah berbaring. Mereka sungguh menunggu perhatian dan doa kesembuhan.

Tetty tampak prihatin dengan kondisi mereka yang rata-rata memang dari keluarga kurang mampu. Melihat kondisi seperti itu, hati Tetty langsung tersentuh. Tetty pun tergerak dan saat itu pula ia memberikan bantuan biaya pengobatan ala kadarnya kepada seluruh pasien rumah sakit Kalooran.

Bukan itu saja. Sebagaimana biasa ia kerjakan dalam kegiatan-kegiatan pelayanan sosial dan keagamaan bersama Eugenia Ministry, Tetty juga menyentuh, menyalami, menguatkan hati mereka, dan langsung mendoakan mereka. Sentuhan kasih ala Tetty seperti ini pastinya tidak bakal terjadi apabila dia sendiri tidak memiliki background aktivitas sebagai pekerja sosial dan aktif di berbagai pelayanan gereja.

“Mereka sangat berterima kasih dan terharu sekali…,” kisah Tetty atas kunjungan tersebut. Dalam pandangan Tetty, seorang pemimpin yang ingin dicintai rakyatnya haruslah selalu turun ke bawah, berinteraksi tanpa batas-batas sosial apa pun, bersentuhan langsung dengan masalah-masalah riil mereka, dan sebisa mungkin memberikan solusi langsung.

Itulah sebabnya, dalam pilkada bupati Minsel 2010 nanti, Tetty mengajukan program-program aksi riil yang diserapnya langsung dari aspirasi masyarakat. Misalnya saja di bidang kesehatan masyarakat, apabila terpilih nanti, Tetty bermaksud membuat program pemberian subsidi bagi jajaran puskesmas supaya mereka bebas biaya kesehatan.

Tetty pun berniat menyediakan failitas kesehatan berupa kendaraan ambulans bagi masyarakat yang mengalami musibah kecelakaan atau kedukaan. Kemudian juga disediakan subsidi bagi tenaga paramedis, baik untuk biaya kesehatan maupun peningkatan pendidikan. Dan, yang tak kalah penting adalah pendirian kios-kios obat untuk warga pedesaan yang jauh dari pusat pelayanan kesehatan atau puskesmas.

Atas segala perhatian dan aktivitasnya yang dekat dengan masyarakat bawah, serta visi-misi pembangunannya yang berlandaskan kondisi riil warga Minsel, Tetty pun terkesan mendapat banyak limpahan dukungan dari warga Minsel. “Kami menangkap pesan bahwa sekarang warga Minsel menghendaki dipimpin oleh seorang pemimpin perempuan, yang seperti Bu Tetty itu,” komentar seorang anggota Tim Sukses Tetty Paruntu.

Ternyata sosok Tetty Paruntu memang mulai melekat di hati warga Minsel, seperti yang tergambar dari komentar berikut ini. “Warga Minsel mencintai Bu Tetty karena perhatiannya, keramahannya, dan suka memberi bantuan kepada warga. Bu Tetty memang beda dengan yang lain, yang mau dipilih tapi tidak berbuat apa-apa,” ujar seorang warga Minsel yang tidak mau disebutkan namanya.[]

Advertisements

Tetty Ada di Hati Warga Minsel

TP CEP FT

Tetty Paruntu dan Ibunda J. Tumbuan dalam jepretan wartawan Fredy Tewu

Suatu kali, seorang fotografer, wartawan, dan penulis bernama Fredy Tewu menjumpai sosok Tetty Paruntu bersama ibundanya, Jenny Tumbuan S.E. (anggota DPRD Kabupaten Minsel yang terpilih dengan perolehan suara tertinggi pada pemilu legislatif 2009), sedang hangat beramah-tamah dengan warga di sebuah desa. Sosok Tetty yang putih bersih, cantik, rapih, elegan dan tinggi semampai, serta ditemani oleh ibundanya yang seorang politisi berpengaruh di Minahasa Selatan, terang saja menarik perhatiannya. Itu sedikit kontras dengan warga pedesaan yang ada di hadapannya yang begitu bersahaja.

Akan tetapi, kontras itu menjadi sirna dan berbalik lebur menjadi pemandangan penuh makna. Sang fotografer pun tak tahan untuk melewatkan momentum puitikal tersebut. Lalu, tergeraklah jari-jemarinya untuk mengabadikan momen tersebut. Dan, sebuah jepretan kamera menghasilkan gambar nan elok, kaya warna, sekaligus menyuguhkan sebuah cerita.

Dan, sang fotografer pun bertutur sederhana, “Ternyata… keramahan adalah satu kunci bisa untuk dekat dengan rakyat. Rakyat akan simpati dan terpesona ketika seorang figur mau menyapa….” tulis Fredy Tewu dalam selembar fotonya yang memikat tersebut.

Dan, saat ditanya bagaimana dia bisa menghasilkan foto secantik itu, Fredy merendah, “Oh, itu karena ada faktor keberuntungan saja. Waktu memotret Tetty Paruntu, saya tulus banget. Hati saya plong mau foto beliau. Makanya, momennya ketangkap. Saya juga bingung bisa dapat foto sebagus ini….”

Tetty Paruntu adalah puteri daerah yang berhasil menjadi pengusaha sukses di tingkat nasional. Ia hidup dalam lingkungan yang sesungguhnya menawarkan banyak kemudahan serta kemewahan hidup. Ia ada dalam jejaring orang-orang yang cukup berpengaruh di negeri ini.

Akan tetapi, nilai-nilai kekristenan yang dia pegang teguh seolah mengilhami dan menuntun jalannya untuk selalu nyaman dan bersyukur di lingkungan mana pun. Bahkan, sekalipun itu harus berada dan bercengkerama bersama warga pedesaan, baik itu anak-anak, para pemuda, ibu-ibu, hingga para orang lanjut usia.

Tetty mampu menjangkau dan memikat hati para warga pada strata terbawah sekalipun. Mengapa, karena selama ini dirinya memang hidup dalam semangat cinta kasih dan pelayanan. Yesus adalah teladannya yang paripurna.[]