KPU Minsel Masih Tunggu Surat Dari MK

Bupati Minahasa Selatan

Tetty Paruntu: Bupati Minahasa Selatan terpilih.

TRIBUN, AMURANG – [Tribun Manado, Selasa 26 Oktober 2010] Ketua KPU Minsel Yurnie Sendow mengatakan, sampai saat ini mereka belum menerima dan masih menunggu surat resmi dari MK, mengenai guggatan pasangan calon AGK-Fer pada pemilukada Minsel putaran kedua.

Dan mereka baru sebatas dengar informasi dari pihak AGK-Fer dan tim suksenya, dimana katanya hari Jumat pekan lalu sudah memasukan gugatan tersebut.

“Katanya dorang so kase maso gugatan hari Jumat, tetapi diregistrasi hari Senin, Namun KPU Minsel belum menerima surat dari MK, atau secara kelembagaan kami masih menunggu surat dari MK,” ujarnya Kepada Tribun Manado, Selasa (26/10/10).

Mengenai materi gugagatan yang diajukan Pasangan AGK-Fer, Yurnie juga belum mengathui persinya seperti apa, karena surat resmi dari MK belum mereka terima, Hanya masih sebatas informasi dari pihak AGK-Fer dan tim suksenya secara langsung kepada KPU Minsel.

“Kami belum tahu guggatan mereka seperti apa, tetapi ada informasi, kalau mereka meminta membatalkan hasil pleno KPU tentang penetapan pasangan terpilih, dan meminta diadakan pemunggutan suara ulang,” ujar Yurnie.

Frangky Lelengboto, Ketua Media Center AGK-Fer mengakui, jika pihak AGK-Fer telah memasukan gugatan ke MK. Namun dirinya juga belum mengetahui secara persis materi gugatannya seperti apa.

“Materi gugatannya saya belum tahu secara pasti, tetapi Jumat lalu sudah masukan ke MK. Mungkin baru pemeriksaan berkas untuk penomoran registrasi, tetapi katanya nomor sudah ada,” ujarnya.

Mengenai jadwal kapan akan sidang, pihaknya juga belum tahu pasti. Sementara saksi-saksi, dikatakan Frangky, kalau sidang sudah mulai dan butuh saksi pasti akan dihadirkan.

Sementara Robby Sangkoy, Ketua Tim Pemenangan Tetty Paruntu-Sonny Tandayu (PanTas) mengatakan, pihak mereka sangat siap menghadapi gugatan di MK, dan tak sejengkal pun merasa takut apalagi gentar, sebab semua yang disangkakan oleh AGK-Fer tak terbukti mereka lakukan.

“Kami sangat siap dan tak merasa takut sejengkalpun, karena semua yang dituduhkan pada kami, tak benar semuanya dan kami tak lakukan. Dan kami yakin hasil sidang nanti kemenanangan ada di pihak kami, seperti pada 14 Otober lalu,” ujarnya.

Ditambahkan oleh Sangkoy, malah jika AGK-Fer melakukan gugatan karena masalah Panwas yang katanya tidak mengawas, hanya akan menjadi bahan tertawaan masyarakat.

“Yang jadi pertanyaan begini, kata mereka Panwas tak mengawas, lalu kenapa Panwas dari tingkat TPS, kecamatan dan kabupaten ada tandatangan berita acara formulir C1. Apalagi saksi AGK-Fer ada di tiap TPS dan tandatangan juga berita acara, seharunya kalau mereka bilang Panwas tak mengawas, berarti sejak di tingkat TPS mereka sudah menolak hasil Pemilukada,” ujarnya menjelaskan.

Lanjutnya lagi, tetapi yang terjadi saksi AGK-Fer tandatangan di tingkat TPS, berarti mereka mengakui Panwas ada, dan memang Panwas juga ada, dibuktikan dari tandatangan dari tingkat TPS, Kecamatan dan PPK.

“Itu kan ironi, dan malah akan jadi bahan tertawaan di masyarakat,” pungkasnya. (vid)

Dikutip dari: Tribun Manado, Selasa 26 Oktober 2010.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s