Tetty-Sonny Prioritaskan Stabilitas Politik dan Kekompakan Pemerintahan

Tetty Paruntu berlatar belakang politisi dan pengusaha sukses dinilai tepat sekali berpasangan dengan birokrat andal dan berprestasi seperti Sonny Tandayu

Kembali Christiany Eugenia Tetty Paruntu, calon bupati dari Partai Golkar, membuktikan diri sebagai yang tercepat  dan paling siap memenangi pilkada bupati di Minsel 2010 ini. Pada saat calon-calon lain masih saja dipusingkan oleh spekulasi kekuatan politik yang akan mengusung mereka, Tetty Paruntu justru sudah melewati itu semua lebih awal, dengan penuh persiapan, perencanaan, perhitungan, dan hasil yang mulus sekali. Lagi-lagi calon bupati termuda di Minsel ini menunjukkan kecerdasan, kepiawaian, dan kematangannya dalam berpolitik sehingga mampu memaksa calon-calon kompetitornya terus berhitung ulang dengan strategi-strategi politik mereka.

Akhir pekan ini (26/2), secara resmi terpilihlah Sonny F. Tandayu sebagai calon wakil bupati yang berpasangan dengan Tetty Paruntu. Sonny menyisihkan calon-calon kuat lain yang namanya sempat beredar, seperti Eddison Masengi dan Robby Sangkoy (Tribun Manado, 8 Februari 2010). Terpilihnya Sonny menambah keyakinan Tetty Paruntu untuk memenangi pilkada nantinya, berikut berjalannya pemerintahan yang akan dipimpinnya secara kuat, terkonsolidasi, responsif, serta dapat bergerak cepat dan tepat dalam membangun Minsel.

Usai penetapan Tetty Paruntu sebagai calon resmi Partai Golkar awal Februari 2010 lalu, memang isu calon wakil bupati jadi semarak. Selain nama-nama di atas, Tetty yang meraih posisi elektabilitas tertinggi dalam berbagai survei di Minsel itu juga pernah diwacanakan akan berpasangan dengan Ventje Tuela, Asiano Gemmy Kawatu, Ricky Toemanduk, Johnny F. Sumual, Vicky Tanor, Andrei Harits Umboh, dll. Bahkan, jauh hari sebelumnya, nama Bupati Ramoy Markus Luntungan pun pernah diisukan akan pas sekali bila berduet dengan Tetty Paruntu (Harian Komentar, 13 Maret 2008).

“Memang sudah banyak partai dan tokoh politik mengadakan pendekatan. Tapi, memilih pasangan di pilkada memang susah-susah gampang, seperti mau memilih jodoh saja,” kelakar perempuan berwajah rupawan ini. “Makanya, saya akan mati-matian dulu sosialisasi di Minsel supaya masyarakat mengenal betul visi dan misi saya. Itulah yang akan memperkuat posisi saya. Setelah itu, saya bisa dengan leluasa memilih calon wakil bupati yang akan maju bersama saya,” urai Tetty sekitar akhir Oktober 2009 lalu.

Selanjutnya, Tetty menjelaskan bahwa posisi wakil bupati baginya akan sangat berpengaruh terhadap kinerja pemerintahan yang dipimpinnya nanti. Seorang wakil bupati bukan saja diharapkan dapat menjadi tandem atau mitra yang kompak, menguasi aspek teknis pemerintahan, menyatu dalam visi dan misi, sehingga bisa diajak untuk bekerja dengan cepat. Selain itu, wakil bupati juga harus loyal dan berkomitmen penuh untuk membaktikan waktunya kepada sang bupati dan pemerintahan yang sedang dijalankan. Kekompakan semacam ini mutlak demi menjaga stabilitas dalam pemerintahan supaya pembangunan dapat berjalan dengan baik dan cepat.

Oleh sebab itu, Tetty mengaku tak mungkin berpasangan dengan calon wakil bupati apabila perilaku dan track record yang bersangkutan menunjukkan tanda-tanda berlawanan dengan visi-visi pemerintahannya. Terlebih lagi bila diprediksi ada tendensi di masa-masa akhir pemerintahan nanti, si wakil bupati justru sibuk memperkuat posisi politiknya sendiri demi menyongsong pilkada berikutnya. “Aduh… saya tidak bisa bayangkan kalau berpasangan dengan wakil yang justru jadi penentang saya di pemerintahan. Atau malah wakil saya sibuk dengan agenda politiknya sendiri,” ujar Tetty beralasan. Tetty berkaca pada kondisi pemerintahan Kabupaten Minsel yang akhir-akhir ini menghangat dan menunjukkan gejala disharmoni sehingga meresahkan masyarakat sendiri.

Dalam visi pemerintahan Tetty Paruntu, seorang wakil bupati harus kompak dan fokus pada kinerja pemerintahan sampai purnabhaktinya nanti. Bupati dan wakilnya harus saling mengisi untuk mengeliminasi kelemahan sekaligus mengoptimalkan kelebihan di bidang masing-masing. Background sebagai pengusaha sukses dan politisi muda menjadikan Tetty sosok pemimpin yang modern, visioner, tangguh, terbiasa bekerja keras dan bergerak cepat, serta sangat efektif dalam pengambilan keputusan. Sementara, background birokrat Sonny Tandayu dengan penguasaan medannya, diyakini akan memampukan eksekusi keputusan-keputusan dan pelaksanaan pembangunan berlangsung secara cepat, tepat, efektif, dan memberi hasil sesuai target.

Gerak cepat dan strategi Tetty Paruntu untuk menggenjot elektabilitasnya supaya dipilih sebagai calon resmi partai, dan kemudian bisa memilih calon wakilnya dengan leluasa, tercapai sudah. Sonny F. Tandayu selama ini dikenal sebagai figur birokrat brilian yang bersih, berwibawa, bagus kinerjanya di pemerintahan Minsel, dan mengenal medan permasalahan dengan baik. Sonny juga dikenal loyal dalam mengabdi kepada negara serta sudah siap diajak melakukan pembenahan-pembenahan birokrasi pemerintahan supaya dapat bergerak cepat dalam pembangunan. Para pengamat politik di Sulut pun mulai melihat bahwa kombinasi pasangan pengusaha sukses dan birokrat brilian ini akan sanggup memenangi pilkada bupati di Minsel hanya dalam satu putaran. Amin.[]

3 responses to “Tetty-Sonny Prioritaskan Stabilitas Politik dan Kekompakan Pemerintahan

  1. Pan-Tas Pasangan Mapan, Tepat dan Tercepat

    Thursday, 11 March 2010

    POSKO, AMURANG – Pasagan calon Bupati dan wakil Bupati Partai Golkar Minsel, Christiany Eugenia “Tetty” Paruntu – Sonny F Tandayu (Pan-Tas), mulai membuktikan sebagai pasangan tercepat dan paling siap memenangi Pemilukada Minsel 2010. Buktinya saat bakal calon lain masih berkutat untuk memperoleh rekomendasi sebagai bakal calon. Pasangan Tetty Paruntu dan Sonny Tandayu justru sudah terima SK pasangan dari DPP. “Pantas merupakan pasangan tercepat disetujui Parpol sebagai gallon,” ujar sejumlah kader PG Minsel. Jan Mongkareng kader PG MInsel juga mengatakan, pasangan cabub dan cawabub PG Minsel saat ini sementara melakukan maneuver dengan sosialisasi sebagai pasangan calon.
    Selain sudah melewati selangkah dari para calon lain. Kedua figure ini merupakan pasangan yang sudah mapan bahkan paling tepat dalam visi dan misi mereka. Bahkan kedunya sudah melakukan persiapan, perencanaan, perhitungan, dan hasil yang mulus sekali.
    Tetty Paruntu juga merupakan calon bupati termuda di Minsel, yang sudah menunjukan menunjukkan kecerdasan, kepiawaian, dan kematangannya dalam berpolitik sehingga bersaing dengan kompetitornya. Sebagai kader tentunya sudah siap untuk memenangkan dengan strategi-strategi mumpuni. Selain ada mesin partai, pasangan ini Baik Paruntu maupun Tandayu, juga memiliki strategi khusus untuk memperoleh dukungan signifikan dari masyarakat Minsel. “Prediksi kami hanya lari 1 putaran saja,” ujarnya.(705)

  2. Pan-Tas: Mapan, Mantap, dan Pas
    Manado Post, Kamis, 11 Maret 2010 , 10:38:00

    AMURANG—Pasangan calon Bupati Christiany Eugenia Paruntu dan calon Wakil Bupati Drs Sonny Tandayu, makin mendapt restu banyak kalangan. Bahkan semuanya menyatakan mendukung penuh pencalonan pengusaha sukses dan birokrasi handal ini.

    Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Minsel pun, dengan bulat menyatakan siap memenangkan pasangan yang diutus PG. “Pan-Tas merupakan pasangan yang mantap, mapan, dan pas untuk memimpin Minsel ke depan,” ujar Carles Brilian, ketua AMPG Minsel.

    Dikatakan Brilian, perjuangan sayap PG Minsel untuk memenangkan pasangan ini memimpin Kota Dodol tak tanggung-tanggung. Semua kekuatan dikerahkan, apalagi simpatisan PG pasti akan memilih Paruntu-Tandayu.

    “Warga Minsel sudah tahu benar seperti apa pengusaha sukses dan seorang birokrasi murni, maju dalam Pilkada. Apalagi untuk memimpin Minsel ke arah yang lebih baik,” pungkas salah satu tokoh pemuda itu, sambil menambahkan meski belum memimpin Minsel namun perjuangan untuk masyarakat Minsel sudah membuahkan hasil.(vif/ras)

  3. ‘PanTas’ Dinilai Pasangan Komplit dan Terpercaya
    Harian Komentar, Jumat, 12 Maret 2010

    Amurang-Pasangan utusan Partai Golkar dalam suksesi pilkada mendatang, Christiany Euginia Paruntu atau akrab disapa Tetty dan Drs Sonny F Tandayu atau kerap disingkat Pan-Tas, dinilai bisa lebih cepat dan tepat membangun Minsel. Ini karena keduanya merupakan pasangan komplit dan terpercaya.

    Kedua pasangan yang memiliki latar belakang pengusaha dan birokrat andal ini memiliki banyak kelebihan dari figur-figur yang lain.

    “Hanya pasangan Tetty dan Tandayu yang bisa lebih cepat dan tepat membangun Minsel. Keduanya memiliki komitmen untuk mensejahterakan rakyat serta pemerataan dicsegala bidang,” ujar Tertius Ulaan, salah seorang tim sukses keduanya.

    Selain itu, baik Tetty dan Tandayu adalah dua figur yang rendah hati namun berani serta cerdas dan mapan. “Pasangan ini adalah pasangan komplit dan terpercaya Tetty dikenal sebagai figur yang rendah hati, berkomitmen tinggi, cerdas, dan sangat memperhatikan rakyatnya, sedangkan Tandayu dikenal sebagai birokrat yang andal, berani, serta disegani warga Minsel,” tambahnya.(mon)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s