Minsel Calling vs. Kerasnya Dunia Politik

TP CEP Panggung

Minsel Calling: Tetty Paruntu menjawab panggilan hatinya untuk membangun dan memajukan Minsel

Politik adalah dunia yang keras untuk siapa pun juga. Pandangan awam menyatakan, politik hanya soal berebut kekuasaan; sikut sana sikut sini; menghalalkan segala cara; membunuh atau dibunuh; tidak ada kawan atau lawan yang abadi; dan seabrek pameo negatif lainnya.

Lalu, apakah politik itu sedemikian kotornya? Tetty Paruntu, dari latar belakang keluarga yang akrab dengan kehidupan politik, memilih untuk mengakrabi dunia politik. Tetty, yang aktif sebagai salah satu pengurus DPP Partai Golkar dan Wakil Bendahara DPD I Partai Golkar Sulawesi Utara, melihat ada tujuan mulia yang bisa diraih melalui jalan perpolitikan.

“Saya sangat menikmatinya,” ujar pengusaha sukses yang mendistribusikan alat-alat berat dan perangkat komunikasi ini. “Politik membuat saya lebih bisa mengontrol diri saya untuk bisa melangkah maju. Politik memang keras… Tetapi, politik juga membentuk mental saya untuk tetap fokus pada tujuan akhir,” tambah Tetty yang juga aktif di berbagai organisasi tingkat nasional maupun internasional.

Politik bisa digunakan untuk tujuan-tujuan yang bermanfaat bagi masyarakat. Berpolitik melalui partai merupakan instrumen yang sah dalam negara demokrasi. Dan, melongok pada kiprah nasional serta internasionalnya selama ini, Tetty sungguh tersentuh untuk balik melihat daerah asalnya. Karena itulah, Tetty melihat peluang menjadikan politik—dalam hal ini kompetisi pemilihan kepala daerah di Minsel—sebagai ajang untuk mewujudkan cita-cita politiknya.

“Tanggung jawab saya besar sekali untuk memajukan daerah yang sampai saat ini masih sangat terbelakang. Kalau Tuhan yang memilih, pasti Dia akan memberikan hikmat kepada saya untuk memimpin,” kata Tetty dengan tegas.

Tetty Paruntu mendengar “Minsel Calling”, panggilan untuk kembali membangun daerahnya. Rasa tanggung jawab kepada daerah, dukungan masyarakat yang besar, dan keyakinan bahwa Tuhan akan selalu menuntun langkahnya, membuat keyakinan Tetty semakin menegas untuk memenangkan Pilkada 2010.[]

One response to “Minsel Calling vs. Kerasnya Dunia Politik

  1. Gelapnya politik kan tiada arti manakala Sang Petarung adalah pengemban amanat hati nurani rakyat dan selalu berpegang pada bimbingan Tuhan. Majulah terus dalam doa dan pengharapan kami.daw

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s